Pemberian Visa dan Izin Tinggal Dalam Upaya Pencegahan Masuknya Virus Corona

  /  visa  izin tinggal

Untuk meningkatkan pencegahan masuknya Virus Corona (2019-nCoV) ke Wilayah Republik Indonesia, perlu diatur pembatasan pemberian Visa dan Izin Tinggal bagi Orang Asing dari negara Republik Rakyat Tiongkok.

UPDATE-2020.04.02 PerMenKumHAM No. 7/2020 sudah dicabut dan diganti. Informasi selengkapnya dapat dilihat di tautan ini

Pertimbangan yang sebelumnya dijabarkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. 3 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Bebas Visa Kunjungan, Visa, dan Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa Bagi Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok, kini sudah diperbarui dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. 7 Tahun 2020 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Dalam Upaya Pencegahan Masuknya Virus Corona. Beberapa poin mengenai pemberian Visa dan Izin Tinggal dalam peraturan tersebut antara lain:

  • Bebas Visa Kunjungan dan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VoA)
    • untuk sementara tidak dapat diberikan bagi Orang Asing yang pernah tinggal dan / atau mengunjungi wilayah Republik Rakyat Tiongkok dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sebelum masuk wilayah Negara Republik Indonesia.
  • Visa Kunjungan dan Visa Tinggal Terbatas
    • hanya dapat diberikan bagi setiap Orang Asing yang mengajukan permohonan Visa di Perwakilan Republik Indonesia di negara Republik Rakyat Tiongkok, jika memenuhi persyaratan:
      • keterangan sehat yang menyatakan bebas Virus Corona dari otoritas kesehatan negara setempat (dalam Bahasa Inggris);
      • telah berada selama 14 (empat belas) hari di wilayah negara Republik Rakyat Tiongkok yang bebas Virus Corona;
      • mengisi pernyataan bersedia:
        • masuk karantina 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia;
        • singgah / transit selama 14 (empat belas) hari di negara lain yang tidak terjangkit Virus Corona sebelum masuk Wilayah Republik Indonesia.
    • hanya dapat diberikan bagi Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok yang mengajukan permohonan Visa di Perwakilan Republik Indonesia di negara lain yang tidak terjangkit Virus Corona, jika memenuhi persyaratan:
      • keterangan sehat yang menyatakan bebas Virus Corona dari otoritas kesehatan negara setempat (dalam Bahasa Inggris);
      • mengisi pernyataan bersedia:
        • berada selama 14 (empat belas) hari di wilayah yang bebas Virus Corona sebelum masuk Wilayah Republik Indonesia;
        • masuk karantina 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia;
    • hanya dapat diberikan Tanda Masuk setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh otoritas yang berwenang.
  • Izin Tinggal Keadaan Terpaksa
    • dapat diberikan kepada:
      • Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok;
      • suami / istri / anak dari Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok;
      • Orang Asing pemegang izin tinggal di negara Republik Rakyat Tiongkok.
    • dapat diberikan jika:
      • ada wabah Virus Corona yang ditetapkan oleh WHO (World Health Organization);
      • tidak adanya alat angkut yang membawa keluar wilayah Negara Republik Indonesia ke negara Republik Rakyat Tiongkok.
    • tidak diberikan kepada pemegang Izin Tinggal Kunjungan / Izin Tinggal Terbatas yang masih berlaku dan dapat diperpanjang;
    • permohonan diajukan oleh Penjamin / Orang Asing dengan melampirkan persyaratan:
      • paspor kebangsaan / dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku;
      • Visa;
      • Izin Tinggal yang dimiliki.
  • Izin Masuk Kembali
    • bagi Orang Asing dari negara Republik Rakyat Tiongkok pemegang Izin Tinggal Tetap yang masa berlaku Izin Masuk Kembalinya telah berakhir, dapat diberikan Izin Masuk Kembali Dalam Keadaan Terpaksa, dengan melampirkan persyaratan:
      • keterangan sehat yang menyatakan bebas Virus Corona dari otoritas kesehatan negara setempat (dalam Bahasa Inggris);
      • mengisi pernyataan bersedia:
        • masuk karantina 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia;
        • singgah / transit selama 14 (empat belas) hari di negara lain yang tidak terjangkit Virus Corona sebelum masuk Wilayah Republik Indonesia;
    • hanya dapat diberikan Tanda Masuk setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh otoritas yang berwenang.
  • Izin Tinggal Terbatas (ITAS) / Izin Tinggal Tetap (ITAP)
    • bagi Orang Asing pemegang ITAS / ITAP yang berada di negara Republik Rakyat Tiongkok, Penjaminnya dapat mengajukan permohonan perpanjangan Izin Tinggalnya tanpa menghadirkan yang bersangkutan dengan melampirkan rekomendasi / notifikasi dari instansi berwenang. Peneraan perpanjangan Izin Tinggal dilakukan setelah yang bersangkutan kembali ke Indonesia;
    • hanya dapat diberikan Tanda Masuk setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh otoritas yang berwenang.
  • Izin Tinggal Diplomatik / Izin Tinggal Dinas
    • dapat diberikan Tanda Masuk setelah menunjukkan surat keterangan sehat yang menyatakan bebas Virus Corona.

Berita Terkait

SelanjutnyaSebelumnya