Untuk mencegah peningkatan penyebaran virus Corona di Wilayah Indonesia perlu dihentikan sementara pemberian Bebas Visa Kunjungan (Visa Exemption) dan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (Visa on Arrival). Selanjutnya dalam rangka memberikan kepastian hukum terhadap izin tinggal bagi Orang Asing yang terkena dampak lockdown akibat virus Corona di suatu negara, dapat dipertimbangkan pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa kepada Orang Asing tersebut.

Selengkapnya..

Untuk meningkatkan pencegahan masuknya Virus Corona (2019-nCoV) ke Wilayah Republik Indonesia, perlu diatur pembatasan pemberian Visa dan Izin Tinggal bagi Orang Asing dari negara Republik Rakyat Tiongkok.

Selengkapnya..

Untuk mencegah masuknya Virus Corona (2019-nCoV) yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok ke Wilayah Indonesia, perlu dihentikan untuk sementara masuk dan keluarnya Orang Asing Warga Negara Tiongkok dari dan ke Wilayah Indonesia.

Selengkapnya..

Direktur Jenderal Imigrasi memberikan arahan dalam rangka kejelasan informasi kepada masyarakat berkaitan dengan substansi Layanan Percepatan Paspor Selesai Pada Hari Yang Sama, penerbitan paspor 24 halaman, biaya beban paspor hilang / rusak, tarif Visa On Arrival/Visa Kunjungan Saat Kedatangan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, subjek Perpanjangan ITK dengan masa berlaku 60 hari, pemberian ITAP masa berlaku 5 tahun, serta mengenai perpanjangan ITAP untuk jangka waktu tidak terbatas.

Selengkapnya..

Dalam rangka memberikan kepastian hukum guna melancarkan penyelenggaraan pemerintahan di bidang layanan Izin Tinggal Keimigrasian, Imigrasi mengeluarkan kebijakan terbaru dalam hal Alih Status dari Izin Tinggal Terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) dan investor yang kawin secara sah dengan Warga Negara Indonesia.

Selengkapnya..