Pasal 133 Izin Tinggal Kunjungan diberikan kepada:

  1. Orang Asing yang masuk Wilayah Indonesia dengan Visa kunjungan;
  2. anak yang baru lahir di Wilayah Indonesia dan pada saat lahir ayah dan/atau ibunya pemegang Izin Tinggal Kunjungan.
  3. Orang Asing dari negara yang dibebaskan dari kewajiban memiliki Visa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. Orang Asing yang bertugas sebagai awak Alat Angkut yang sedang berlabuh atau berada di Wilayah Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  5. Orang Asing yang masuk Wilayah Indonesia dalam keadaan darurat;
  6. Orang Asing yang masuk Wilayah Indonesia dengan Visa kunjungan saat kedatangan.

Pasal 22 Izin Tinggal Kunjungan berakhir karena pemegang Izin Tinggal Kunjungan:

  1. Kembali ke negara asalnya;
  2. Izinnya telah habis masa berlaku;
  3. Izinnya berAlih Status menjadi Izin Tinggal Terbatas;
  4. Izinnya dibatalkan oleh Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  5. Dikenai Deportasi;
  6. Meninggal dunia.
Permohonan baru Izin Tinggal Kunjungan
  1. Permohonan Izin Tinggal Kunjungan bagi Orang Asing yang masuk Wilayah Indonesia dengan Visa Kunjungan, melampirkan:
    1. Surat penjaminan dari Penjamin pada saat mengajukan permohonan Visa;
    2. Paspor yang sah dan masih berlaku.
  2. Permohonan Izin Tinggal Kunjungan bagi anak yang lahir di Wilayah Indonesia dari orang tua pemegang Izin Tinggal Kunjungan, melampirkan:
    1. Paspor Kebangsaan anak dari perwakilan negaranya di Indonesia;
    2. Surat keterangan kelahiran anak dari rumah sakit atau akta kelahiran dari pejabat yang berwenang;
    3. Fotokopi Paspor Kebangsaan orang tua;
    4. Fotokopi Izin Tinggal Kunjungan orang tua;
    5. Kutipan akta perkawinan atau buku nikah orang tua bagi yang menikah;
    6. Surat keterangan lapor lahir yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi;
    7. Surat kuasa bermeterai cukup dalam hal pengurusan melalui kuasa.
Permohonan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan
  1. Surat penjaminan dari Penjamin saat mengajukan permohonan Visa, kecuali bagi permohonan terhadap anak yang lahir di Wilayah Indonesia;
  2. Paspor Kebangsaan atau Dokumen Perjalanan yang sah dan masih berlaku;
  3. Tiket untuk kembali ke negara asal atau meneruskan ke negara lain;
  4. Surat kuasa bermeterai cukup dalam hal pengurusan melalui kuasa.

Pasal 134

  1. Izin Tinggal Kunjungan diberikan oleh Pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
  2. Permohonan Izin Tinggal Kunjungan bagi anak yang lahir di Wilayah Indonesia dari orang tua pemegang Izin Tinggal Kunjungan diajukan kepada Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada Kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal yang bersangkutan.

Pasal 140 Permohonan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan bagi Orang Asing yang masuk Wilayah Indonesia dengan Visa Kunjungan, dan bagi anak yang baru lahir di Wilayah Indonesia dan pada saat lahir ayah dan/atau ibunya pemegang Izin Tinggal Kunjungan, diajukan kepada Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal yang bersangkutan.

Pasal 4 Izin Tinggal Kunjungan bagi Orang Asing yang masuk Wilayah Indonesia dengan Visa Kunjungan 1 (satu) kali dan beberapa kali perjalanan diberikan oleh Pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.

Pasal 5 Izin Tinggal Kunjungan bagi anak yang baru lahir di Wilayah Indonesia diberikan berdasarkan permohonan melalui mekanisme:

  1. pemeriksaan kelengkapan persyaratan;
  2. entry data, pemindaian berkas dan cetak tanda permohonan;
  3. pembayaran biaya Imigrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. pengawasan Keimigrasian lapangan, jika diperlukan sesuai dengan pertimbangan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  5. persetujuan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  6. wawancara ayah dan / atau ibunya, identifikasi dan verifikasi data serta pengambilan data biometrik berupa foto anak; (paling lama 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak permohonan diterima)
  7. peneraan pemberian Izin Tinggal Kunjungan pada Paspor Kebangsaan atau Dokumen Perjalanan;
  8. penandatanganan oleh Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  9. pemindaian dokumen selesai;
  10. penyerahan dokumen. (paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah wawancara dan pembayaran biaya Imigrasi)

Pasal 6 Izin Tinggal Kunjungan yang berasal dari Bebas Visa Kunjungan diberikan oleh Pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi untuk jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal Tanda Masuk diterakan dan tidak dapat diperpanjang.

Pasal 10 Izin Tinggal Kunjungan yang berasal dari Visa Kunjungan Saat Kedatangan diberikan oleh Pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi untuk jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal Tanda Masuk diterakan.

Pasal 16 Permohonan Perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan dapat diajukan paling cepat 14 (empat belas) hari dan paling lambat pada hari kerja sebelum jangka waktu Izin Tinggal Kunjungan berakhir.

Pasal 17 Perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan dilaksanakan melalui mekanisme:

  1. pemeriksaan kelengkapan persyaratan;
  2. entry data, pemindaian berkas dan cetak tanda permohonan;
  3. pembayaran biaya Imigrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. pengawasan Keimigrasian lapangan, jika diperlukan sesuai dengan pertimbangan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  5. persetujuan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  6. wawancara, identifikasi dan verifikasi data serta pengambilan data biometrik berupa foto dan sidik jari; (paling lama 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak permohonan diterima)
  7. peneraan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan pada Paspor Kebangsaan atau Dokumen Perjalanan;
  8. penandatanganan oleh Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  9. pemindaian dokumen selesai;
  10. penyerahan dokumen. (paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah wawancara dan pembayaran biaya Imigrasi, atau 4 (empat) hari kerja jika diperlukan pengawasan Keimigrasian lapangan)

Pasal 136

  1. Izin Tinggal Kunjungan bagi pemegang Visa Kunjungan 1 (satu) kali perjalanan dan beberapa kali perjalanan diberikan untuk waktu paling lama 60 (enam puluh) hari sejak tanggal diberikannya Tanda Masuk.
  2. Izin Tinggal Kunjungan bagi pemegang Visa Kunjungan 1 (satu) kali perjalanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diperpanjang paling banyak 4 (empat) kali dan jangka waktu setiap perpanjangan paling lama 30 (tiga puluh) hari.
  3. Izin Tinggal Kunjungan bagi pemegang Visa Kunjungan beberapa kali perjalanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diperpanjang.

Pasal 137

  1. Izin Tinggal Kunjungan bagi pemegang Visa Kunjungan Saat Kedatangan diberikan untuk waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal diberikannya Tanda Masuk.
  2. Izin Tinggal Kunjungan bagi pemegang Visa Kunjungan Saat Kedatangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diperpanjang 1 (satu) kali untuk waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari.

Pasal 138

  1. Izin Tinggal Kunjungan bagi Orang Asing dari negara yang dibebaskan dari kewajiban memiliki Visa diberikan untuk waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal diberikannya Tanda Masuk.
  2. Izin Tinggal Kunjungan bagi Orang Asing dari negara yang dibebaskan dari kewajiban memiliki Visa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diperpanjang.

Pasal 139 Izin Tinggal Kunjungan bagi anak yang baru lahir di Wilayah Indonesia dan pada saat lahir ayah dan/atau ibunya pemegang Izin Tinggal Kunjungan, diberikan untuk jangka waktu yang disesuaikan dengan Izin Tinggal Kunjungan orang tuanya.

Jenis PNBPTarif
Pemberian Izin Kunjungan Masa Berlaku 30 hariRp. 500.000,-
Perpanjangan Izin Kunjungan Masa Berlaku 30 hariRp. 500.000,-
Perpanjangan Izin Kunjungan Masa Berlaku 60 hariRp. 750.000,-