Izin Tinggal Terbatas / Izin Tinggal Tetap Bagi Subyek Perkawinan Campuran

Pasal 61 Pemegang Izin Tinggal Terbatas berikut:

  1. Orang Asing yang kawin secara sah dengan Warga Negara Indonesia;
  2. anak dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan Warga Negara Indonesia.

dan pemegang Izin Tinggal Tetap berikut:

  1. keluarga karena perkawinan campuran;
  2. Orang Asing eks Warga Negara Indonesia dan eks subjek Anak Berkewarganegaraan Ganda Republik Indonesia.

dapat melakukan pekerjaan dan/atau usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup dan/atau keluarganya.

Pasal 160

  1. Dalam hal suami atau istri Warga Negara Indonesia meninggal dunia, Izin Tinggal Terbatas atau Izin Tinggal Tetap Orang Asing yang diperoleh karena perkawinan campuran tetap berlaku.
  2. Orang Asing sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang suami atau istrinya Warga Negara Indonesia meninggal dunia harus memiliki Penjamin berkewarganegaraan Indonesia.

Pasal 161

  1. Dalam hal ayah dan/atau ibu Warga Negara Indonesia meninggal dunia, Izin Tinggal Terbatas atau Izin Tinggal Tetap anak berkewarganegaraan asing dari hasil perkawinan campuran tetap berlaku.
  2. Anak berkewarganegaraan asing dari hasil perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang ayah dan/atau ibu Warga Negara Indonesia meninggal dunia, harus memiliki Penjamin berkewarganegaraan Indonesia.

Pasal 162

  1. Untuk perkawinan campuran yang telah berusia 10 (sepuluh) tahun atau lebih, Izin Tinggal Tetap Orang Asing yang diperoleh karena perkawinan yang sah tetap berlaku walaupun perkawinannya telah berakhir karena perceraian dan/atau atas putusan pengadilan.
  2. Pemegang Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memiliki Penjamin berkewarganegaraan Indonesia.

Pasal 163

  1. Untuk perkawinan campuran yang berusia kurang dari 10 (sepuluh) tahun, Izin Tinggal Tetap Orang Asing yang diperoleh karena perkawinan yang sah tetap berlaku walaupun perkawinannya telah berakhir karena perceraian dan/atau atas putusan pengadilan jika Orang Asing yang bersangkutan memiliki Penjamin.
  2. Penjamin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan perorangan yang berkewarganegaraan Indonesia.
  3. Penjamin sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus diajukan pada Kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal Orang Asing dalam waktu paling lama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal diterbitkannya akta perceraian.
  4. Jika Orang Asing tidak mengajukan Penjamin dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (3) maka Izin Tinggal Tetap dibatalkan.