Pesisir Barat, 30 April 2026 — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotabumi melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Desa Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat sebagai Desa Binaan Imigrasi. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi terkait dalam mendukung pengawasan keimigrasian di wilayah wisata yang banyak dikunjungi warga negara asing.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pemilik penginapan dan losmen di wilayah Desa Tanjung Setia. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan plakat dan piagam secara simbolis sebagai tanda ditetapkannya Desa Tanjung Setia sebagai Desa Binaan Imigrasi.
Melalui program Desa Binaan Imigrasi, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif sebagai mitra Imigrasi dalam melakukan pendataan, pelaporan, sosialisasi, edukasi, serta pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di lingkungan sekitar. Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan paspor, visa, dan izin tinggal yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Dalam sesi diskusi, masyarakat dan pelaku usaha penginapan mendapatkan penjelasan mengenai peran Desa Binaan Imigrasi yang tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan secara langsung terhadap pelanggaran keimigrasian. Aparat desa dan masyarakat hanya berperan memberikan informasi dan laporan kepada pihak Imigrasi apabila ditemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing.
Selain itu, para peserta juga memperoleh pemahaman mengenai perbedaan penggunaan visa bisnis, visa investasi, dan visa kerja, serta pentingnya pelaporan keberadaan orang asing oleh pihak penginapan guna mendukung pengawasan keimigrasian yang lebih optimal.
Dengan terbentuknya Desa Tanjung Setia sebagai Desa Binaan Imigrasi, diharapkan tercipta kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pihak Imigrasi dalam menjaga ketertiban administrasi keimigrasian, mendukung keamanan wilayah, serta mendorong kemajuan sektor pariwisata dan perekonomian daerah secara berkelanjutan.
