Imigrasi Lampung Utara Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat Tahun 2026

Imigrasi Lampung Utara Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat Tahun 2026

Yogyakarta, 2 Oktober 2026 — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lampung Utara mengikuti kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Klinik Pratama Direktorat Jenderal Imigrasi pada 29 September hingga 2 Oktober 2026 bertempat di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi di lingkungan kerja. Pelatihan PPGD memberikan pembekalan mengenai penanganan awal terhadap berbagai kondisi gawat darurat medis, sehingga peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan ketika menghadapi situasi yang membutuhkan pertolongan segera.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi serta pembekalan terkait pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat, penanganan korban dalam situasi krisis, serta langkah-langkah yang tepat dalam memberikan bantuan awal sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kegiatan juga menjadi sarana untuk meningkatkan responsivitas dan kesiapan peserta dalam menghadapi keadaan darurat maupun bencana.

Keikutsertaan jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lampung Utara dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi pegawai, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian, tetapi juga dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tanggap, dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pegawai Imigrasi Lampung Utara dapat semakin sigap, tanggap, dan responsif dalam memberikan pertolongan pertama secara tepat ketika menghadapi kondisi gawat darurat di lingkungan kerja maupun dalam situasi lainnya yang membutuhkan tindakan cepat.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lampung Utara akan terus mendukung peningkatan kompetensi dan kesiapsiagaan pegawai sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.